Karya Inovasi Hebat Arsitek Kolonial Abad ke-16

Main Posts Background Image

Main Posts Background Image

Kamis, 07 April 2016

Karya Inovasi Hebat Arsitek Kolonial Abad ke-16

wisata kota jakarta
Jakarta

Berada dalam kawasan Benteng (Bastion) Kastil Batavia yakni Bastion Diamont, nama Jembatan “ Kota Intan ” ini sempat beberapa kali berganti nama. Dibangun pertama kali pada Tahun 1628 dengan nama Engelse Brug (Jembatan Inggris). Memiliki panjang 30 meter dan lebar 4,43 meter. Menghubungkan sisi Timur dan Barat Kota Intan di jalan Kali Besar Barat, Jakata Barat.

wisata kota jakarta
Kemilau Cahaya Jembatan Kota Intan jakarta

Desain Unik dan Inovatif

Jembatan Kota Intan terbuat dari kayu Jati dengan Desain Arsitektur ber-gaya Neo-Klasik. Memiliki nilai Hitoris dan Karakteristik yang Khas. Karya dan Inovasi Arsitek negeri Belanda saat itu dapat terlihat pada saat kapal-kapal yang hilir mudik dibawah Jembatan. Bagian tengah Jembatan dapat terangkat dan terbelah menjadi dua bagian selama lebih kurang 12 detik dengan menggunakan sistem Hidrolik.

wisata kota jakarta
Kemegahan Jembatan Kota Intan Jakarta

Kawasan Elegan pada Abad Ke-16

Julukan “ Permata Asia ” diberikan olleh pelaut Eropa pada Abad ke–16, karena kawasan Jembatan Kota Intan dianggap sebagai pusat perdagangan di benua Asia dengan lokasi yang strategis dan sumber daya alam yang melimpah. Hingga awal Abad ke–18 kawasan elit ini juga termashyur dengan sebutan Koningin Van Het Oosten (Ratu dari Timur), juga karena keindahan bangunan, infrastruktur dan lingkungan Kota bergaya Belanda-Eropa yang ada di benua Tropis.

wisata kota jakarta
Nuansa Romantisme jembatan Kota Intan Jakarta

Suasana Romantis malam Hari

Selain melakukan perjalanan Wisata Edukasi yang bernilai Sejarah di kawasan Kota Tua Jakarta, Jembatan Kota Intan juga sering di jadikan tempat untuk berbagai macam kegiatan. Zona titik rute Observasi Cagar Budaya yang bernilai sejarah, lokasi tempat pemotretan Fotografer dan lokasi untuk foto pre-Wedding menjadi kegiatan yang hampir rutin ada di kawasan ini.

Info Destinasi

Kini Jembatan “ kota Intan ” tidak lagi difungsikan. Namun keunikan Arsitektur, Pesona dan Keindahannya masih dapat dinikmati sebagai bangunan Cagar Budaya dan Obyek Wisata Kota di Jakarta. Menuju ke lokasi ini dapat diakses dengan kendaraan dari berbagai sudut Kota Jakarta, dibutuhkan waktu sekitar 40 menit berkendara dari Bandara Soekarno Hatta - Jakarta atau menggunakan bus Trans Jakarta dari Blok M (koridor 1) turun di terminal Kota. Dengan berjalan kaki berjarak lebih kurang 500 – 700 meter dari Taman Fatahilah.

Waktu Kunjungan

Jembatan berwarna merah kecoklatan ini dapat terlihat sangat jelas dari pinggir jalan. Pengunjung yang ingin masuk ke Cagar Budaya dan Obyek wisata Kota ini sebenarnya tidak dikenakan biaya, namun diharuskan membayar biaya Retribusi kebersihan sebesar 2,500 rupiah kepada petugas kebersihan yang ada. Waktu berkunjung pada malam hari sangat disarankan, karena saat itu " Jembatan Kota Intan " dihiasi oleh sorotan lampu-lampu hias yang dapat menambah pesona keindahannya.

Peta Lokasi




Judul: Karya Inovasi Hebat Arsitek Kolonial Abad ke-16; Diulas oleh Cakra Syamsudin; Rating: 4.9 dari 5

Tidak ada komentar

Posting Komentar