Kesempurnaan Menara Miring Syahbandar Jakarta

Main Posts Background Image

Main Posts Background Image

Rabu, 06 April 2016

Kesempurnaan Menara Miring Syahbandar Jakarta

wisata-kota-jakarta


Menara Syahbandar dulunya adalah sebagai tempat untuk mengawasi lalu lintas kapal yang keluar masuk kota Batavia melalui jalur laut dan memungut pajak dari kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan Sunda Kelapa. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Syahbandar berarti pegawai negeri yang mengepalai urusan pelabuhan, kepala pelabuhan.

Sebelumya Menara ini digunakan sebagai Benteng pertahanan Belanda (Bastion) yang diberi nama Bastion Culemborg. Namun pada tahun 1808 Bastion Culemborg ini dihancurkan oleh Gubernur Jendral Daendels. Pada tahun 1839 kawasan Bastion Culemborg dibangun kembali sebuah Menara 3 lantai yang memiliki tinggi sekitar 18 meter, lebar 5 meter, dan panjang 10 meter. Sejak saat itu bangunan ini dialih fungsikan menjadi menara pengawasan bagi aktivitas warga Kota Batavia, karena letaknya yang sangat strategis.

Melalui SK Nomor 11 Tahun 1972 status Menara Syahbandar ini ditetapkan menjadi kawasan Cagar Budaya Kota Tua Jakarta. Juga ditetapkan sebagai titik Nol Kilometer Kota Batavia yang diresmikan oleh Ali Sadikin sebagai Gubernur pada saat itu, namun pada Tahun 80-an Monumen Nasional (MONAS) ditetapkan pemerintah Kota DKI sebagai titik Nol Kilometer kota Jakarta.

wisata kota jakarta
Kemasyhuran Menara Syahbandar Jakarta

Wisata Edukatif

Kegiatan Wisata Edukasi yang bernilai Sejarah pada Cagar Budaya ini terlihat pada dua buah Prasasti yang terbuat dari batu, isinya bertuliskan tentang lokasi Cagar Budaya ini yang menjadi titik tolak pengukuran jarak dari kota Batavia, dan sebuah Prasasti lainnya tentang keberadaan para saudagar dari China di Batavia, yang turut berbela sungkawa memperingati meninggalnya Kaisar Pu Yi dari Dinasti Qing yang berkuasa pada jaman itu.

wisata kota jakarta
Sensasi ketinggian Menara Syahbandar Jakarta

Terdapat Juga lukisan-lukisan tentang jaman kemasyhuran pelabuhan Sunda Kelapa dahulu. Setelah menaiki 77 anak tangga menuju lantai tiga, puncak Menara ini mempunyai jendela di keempat sisinya sehingga jelas sekali terlihat pemandangan dari segala penjuru seperti Laut Jawa, pelabuhan Sunda Kelapa, dan pemandangan Kota Jakarta sekilingnya.

wisata kota jakarta
Keunikan Menara Syahbandar jakarta

Dari puncak Menara ini kita dapat melihat deretan bekas gudang VOC atau yang sekarang bernama Museum Bahari. Terdapat juga tiga buah bangunan disekitar Menara ini , yang pertama tepat di depan Menara adalah gudang Navigasi, bangunan kedua tepat berada dibawah dekat tangga adalah kantor untuk melakukan transaksi atau jual beli barang dagangan, dan ketiga adalah kantor ke Pabeanan atau pemungut pajak yang terletak disamping Menara. Hingga saat ini ketiga bangunan tersebut tetap dilestarikan.

Info Destinasi

Menuju ke kawasan Cagar Budaya Menara Syahbandar ini tidak terlalu sulit, letaknya di sebelah pintu air pasar ikan, jalan Pakin, Penjaringan, Jakarta Utara. Berjarak lebih kurang 500 meter dari pelabuhan Sunda Kelapa atau 15 menit ditempuh dengan berjalan kaki. Dapat juga ditempuh dengan berkendara hanya 40 menit dari bandara Soekarno Hatta - Jakarta. Apabila menggunakan transportasi umum dapat menaiki bus Trans Jakarta dari Blok M (koridor 1), lalu turun di terminal kota dan melanjutkan dengan berjalan kaki ke arah pasar ikan dalam waktu lebih kurang 10 menit.

Tiket masuk

Dewasa :Rp.5000 per orang
Anak-anak :Rp.1000 per orang
* Sudah termasuk kunjungan ke Museum Bahari

Waktu kunjungan

Selasa - Minggu : Buka pukul 09.00 | Tutup pukul 15.00
* Senin dan Hari Libur Nasional : Tutup.

Peta Lokasi

Judul: Kesempurnaan Menara Miring Syahbandar Jakarta; Diulas oleh Cakra Syamsudin; Rating: 4.9 dari 5

Tidak ada komentar

Posting Komentar