Pesona Sang Ratu dari Timur

Main Posts Background Image

Main Posts Background Image

Rabu, 06 April 2016

Pesona Sang Ratu dari Timur

wisata kota jakarta

Bermula dari Bandar kecil di muara Sungai Ciliwung, dan sebuah Dermaga untuk kapal dagang yang melakukan bongkar muat dari seluruh Mancanegara. Bandar tersebut yang awalnya bernama Batavia (diambil dari nama suku Celtic yang pernah tinggal di wilayah Negeri Belanda pada zaman Romawi), waktu itu telah berkembang menjadi pusat perdagangan Internasional yang ramai pada abad ke-16.

Meski begitu, sebenarnya Sejarah Bandar ini sudah dimulai jauh sebelumnya karena Batavia dan sekitarnya merupakan tempat pemukiman warga umat Hindu selama berabad-abad, tepatnya sejak Abad ke-4 Sebelum Masehi, dan menjadi bagian dari Kerajaan India Tarumanegara. Sebuah Prasasti Tugu yang ditemukan daerah Jakarta Utara mengonfirmasikan bahwa daerah yang kini merupakan bagian dari Jakarta modern dulunya adalah tempat pemukiman warga.

Gaya Arsitektur Kolonial

Bandar ini mulai terbentuk ketika mulai melebar menuju bagian Barat dari sungai Ciliwung. Bangunan dengan desain gaya Belanda-Eropa, lengkap dengan Benteng yang diberi nama Kasteel Batavia. Berdirinya bangunan, dinding, dan kanal-kanal menjadi bukti bahwa Bandar yang dulunya kecil telah berubah menjadi sebuah Kota dengan peninggalan Arsitektur Kolonial Belanda yang kita lihat sekarang.

wisata kota jakarta
Kemegahan Arsitektur gaya neo-klasik Museum Sejarah Jakarta

Kota Tua Batavia

Kota Batavia selesai dibangun pada Tahun 1650 menjadi Ibu Kota dari pemerintahan Belanda saat itu. Kegiatan pemerintahan dipusatkan di sebuah lapangan yang terletak sekitar 500 meter dari Bandar. Kemudian Belanda membangun Balai Kota, yang merupakan kedudukan pusat pemerintahan Kota Batavia. Dengan alasan pertumbuhan penduduk maka pemerintah Belanda waktu itu memutuskan untuk memindahkan pusat kegiatan pemerintahannya menuju dataran yang lebih tinggi, tepatnya di area Weltevreden (sekarang Lapangan Merdeka) pada Tahun 1870.

wisata kota jakarta
Keindahan Kanal Kali Besar Jakarta

Ibu kota Negara Repulik Indonesia

Hingga pada saat Jepang menguasai kota ini di Tahun 1942, nama Batavia diganti menjadi Djakarta dengan dalih menarik hati penduduk Kota tersebut untuk mendapatkan dukungan pada Perang Dunia II. Kota ini juga merupakan tempat dilangsungkannya Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada Tanggal 17 Bulan Agustus Tahun 1945 dan diduduki oleh Belanda kembali pada Agresi militer ke II Tahun 1948. Sampai pengakuan Kedaulatan pada Tahun 1949.

wisata kota jakarta
Tarian Air mancur Monumen Nasional Jakarta

Jakarta memperoleh nama resmi Ibu Kota Republik Indonesia pada Tahun 1966. Selanjutnya di Tahun 1972, Ali Sadikin sebagai Gubernur Jakarta masa itu mengeluarkan perintah secara resmi untuk menjadikan daerah sekitar Kota Tua Jakarta sebagai situs warisan Sejarah Indonesia, agar bisa melindungi bangunan Cagar Budaya. Setelah masa Reformasi Tahun 1999, melalui UU No.24 Tahun 1999 tentang Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Negara Republik Indonesia, sebutan pemerintah daerah berubah menjadi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dengan Otonominya tetap berada ditingkat Provinsi dan bukan pada wilayah Kota, yaitu Provinsi DKI Jakarta. Pada Tahun 2014, mulai aktif beberapa badan sosial yang berencana merevitalisasi Kota Tua Jakarta, untuk menjadi pelestarian bangunan Cagar Budaya, area Turisme, tempat bekerja, tinggal dan bermain.

Peta Lokasi

Judul: Pesona Sang Ratu dari Timur; Diulas oleh Cakra Syamsudin; Rating: 4.9 dari 5

Tidak ada komentar

Posting Komentar